Ps Bobby Butar Butar MTh blog

Kenapa nama YHWH tdk ada di Perjanjian Baru

Posted on: Desember 18, 2008

Kenapa nama YHWH tdk ada di Perjanjian Baru

Artikel ini ditulis untuk menjawab pertanyaan sementara orang yang “ngotot” bahwa nama Sangyhwh Pencipta (Allah) adalah YHWH. YHWH kemudian disamakan dengan BAPA. Satu hal yang menarik adalah nama tersebut (YHWH) tidak ada di dalam teks-teks asli Perjanjian Baru yg tertulis dalam bahasa Yunani. Kalau demikian, mengapa nama YHWH tidak ada dalam Kitab Suci Perjanjian Baru?

 

Apakah demikian adanya?

 

Pernyataan Perjanjian Lama

Memang, ketika kita membaca Alkitab, terutama di Perjanjian Lama, nama diri (proper name) yang dipakai adalah YHWH. Nama “YHWH” ini ketika diterjemahkan ke dalam Alkitab berbahasa Indonesia menjadi “TUHAN”.

Orang Israel, dalam tradiri keagamaannya kemudian ketika “membaca” nama YHWH, membaca/menyebutnya sebagai ADONAI. Mereka tdk pernah melafalkan YHWH tersebut dalam ucapan.

 

Pernyataan Perjanjian Baru

1. Yesus menggunakan panggilan BAPA dan bukan YHWH. Dalam setiap pengajaran-Nya, Tuhan Yesus selalu mengajar orang percaya untuk memanggil Sang Pencipta dengan panggilan BAPA (Matius 6:9). Tidak pernah sekalipun Yesus memakai nama YHWH.

2. Kitab suci Perjanjian Baru menyebut-Nya THEOS, dan bukan YHWH.

Kalau YHWH adalah proper name (nama diri) yang mutlak harus dipertahankan, maka meski Perjanjian Baru ditulis dlm bahasa Yunani mestinya para penulis yg diilhamkan Roh Kudus ini pasti mempertahankan YHWH. Namun kenyataannya tdk begitu. Mereka menyebut Sang Pencipta tersebut sebagai THEOS.

Hal ini berarti YHWH bukanlah Proper Name (Nama diri yg bersifat Pribadi) yang HARUS dipertahankan.

Kalau begitu apakah YHWH?yhwh-inclouds

 

YHWH adalah penyataan Sang Pencipta di PL ketika bertemu dgn Musa. YHWH sendiri mencakup BAPA, ANAK, ROH KUDUS. Dengan kata lain, YHWH = BAPA/ANAK/ROH KUDUS.

Salah satu bukti:

Perhatikan apa yg ditulis Kitab Ibrani berikut:

“Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun, di mana nenek moyangmu mencobai Aku dengan jalan menguji Aku, sekalipun mereka melihat perbuatan-perbuatan-Ku, empat puluh tahun lamanya. Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku, sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku.” (Ibrani 3:7-11).

Penulis Ibrani mengutip ayat-ayat tersebut dari Mazmur 95.

Mazmur 95:6-11

Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun, pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku. Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: “Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku.” Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku: “Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku.”

notesTUHAN adalah terjemahan LAI utk kata Ibrani YHWH. Allah adalah terjemahan LAI utk kata Ibrani Elohim.

Lihat Korelasinya:

Mazmur 95 menyebut TUHAN (YHWH) sebagai Allah (Elohim). Ibrani menyebutnya sebagai ROH KUDUS.

Apa artinya? YHWH = Roh Kudus. Dengan kata lain, ROH KUDUS adalah YHWH juga.

Kesimpulan:

YHWH adalah nama yg diperkenalkan Allah di Perjanjian Lama. Namun seiring perkembangan waktu dan zaman, di Perjanjian Baru nama tersebut tidak lagi dipakai. Tuhan Yesus sendiri yang kemudian mengajar setiap orang percaya agar memanggil Allah dgn panggilan BAPA.

25 Tanggapan to "Kenapa nama YHWH tdk ada di Perjanjian Baru"

shaloom alaehim
karena YHWH adalah nama yang kusus tidak sembarangan waktu orang israel yang dapat menyebutkankan Nya. hanya saat tertentu misalnya beribadah dan melakukan upacara korban
YHWH = Yesus karena Dia anak,Bapa dan juga Roh kudus
semoga Yesus memberkati semua
GBU

cukup menarik dan bahan referensi buat PA saya.gbu

Artikelnya bagus-bagus dan jadi berkat. GBU

dgn hormat bpk Bobby…..saya ingin mbri pesan sebaiknya bapak belajar Alkitab lagi.bisa sama saya&bisa kuliah lagi di AKADEMI BEREA.pertama-tama saya ingin menanggapi apa yg sudah bapak uraikan tentang YHWH………1….bapak hrs tau ayat ini YOH 1:18.tidak seorangpun yang pernah melihat Allah:tetapi Anak Tunggal Allah,yang ada dipangkuan Bapa,Dialah yang menyatakan-Nya.YOH 6:46 Hal itu tidak berarti,bahwa ada orang yang telah melihat Bapa.hanya Dia yang yang datang dari Allah,Dialah yang telah melihat Bapa.ayat ini sudah jelas menyatakan bahwa tidak pernah ad yang pernah melihat Allah,para nabi2 jaman PL pun mereka tidak pernah melihat Allah.hanya….hanya….hanya….hanya Yesus Kristus saja yg benar2melihat Allah diluar Yesus PL mereka hanya melihat gambaran Kedatangan Yesus Kristus.YHWH adalah Nama Allah yg disampaikan melalui Malaikat KIS 7:53 kamu telah menerima hukum Taurat yang disampaikan oleh malaikat-malaikat,akan tetapi kamu tidak menuruti.”bahwa jelas2 Stefanus mengatakan kpd ahli2 Taurat tentang Allah yang sesungguhNya,tetapi para ahli hukum Taurat malah membunuhnya.bagi saya anda tidak mengerti Nama Allah yang sesungguhnya karena anda sudah menganggap bahwa Allah Trinitas anda samakan dengan YHWH.anda sudahmembunuh banyak anak2Tuhan dengan pengajaran anda………2………..ibrani 1:3.Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan Gambar Wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan Firman-Nya yang penuh kekuasaan.Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa,Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar,ditempat yang tinggi.filipi 2:7-11 coba anda cermati ayat ini .ayat ini jelas2 menyatakan hanya Yesus saja yang peroleh Nama diatas sgala Nama.jadi anda jangan menyamakan Yesus dengan YHWH.bangasa Israel tidak melihat jelas siapa itu Allah.saya percaya bahwa YHWH itu adalah Nama Allah,teapi disampaikan melalui Malaikat2.berbeda dgn Nama Bapa yang dibawa oleh Yesus.karna itu Hukum Taurat bukanlah Kebenaran GAL 2:22 Aku tidak menolak kasih karunia Allah.sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat,maka sia2lah kematian Kristus.jadi apa yang disampaikan oleh malaikat itu isinya adalah Kasih,sukacita benar,kudus.hanya satu yang kurang dari Hukum Taurat yaitu pengampunanan.berbeda dgn Injil yang disampaikan oleh Yesus yang mengandung Kuasa.dmana didalam Yesus ada Kasih Anugrah yang tidak kita temukan didlm PL.daklam Pl yang ada kita hanya harus memilih Hidup,mati,berkat dan kutuk(tdk adanya kebebasan.kalo itu terjadi semua manusia akan mati.sekian dan terma kasih gbu

Kebenaran itu apa?Kebenaran adalah Nama Yesus,Ucapan Yesus,Tindakan Yesus,kehidupan Yesus itulah Kebenaran yang mutlak keluar dari Pangkuan Bapa YOH 1:18.diluar Yesus semuanya Dusta. karna itu HUKUM Taurat bukanlah Kebenaran dikarenakan penyampaian Firman melalui Malaikat-Malaikat Kisah para Rasul 7:53…dimana Stefanus dibunuh oleh ahli-ahli Taurat karna Stefanus tidak mau menyamakan Hukum Taurat dengan Hukum Kristus. bagi Stefanus didalm Kristus Tidak ada lagi ketakutan seperti yang dialami Bangsa Israel oleh karna Hukum Taurat.Hukum Taurat adalah yang keluar dari mulut Allah. tetapi penyampaianya melalui Malaikt2 berbeda dgn Hukum Kristus yang keluar dari Pangkuan Bapa, Yg keluar langsung melalui Anak Yg Tunggal.
jadi bapak Bobbya harus mengetahui bahwa Hukum taurat dan Injil itu keluar dari Allah,hukum Taurat itu seperti Tulang dan Daging dan Injil itu sebagai Roh yang menghidupkan Tulang dan daging.jadi Nama YHWH adalah Nama Allah yang dibawa oleh oleh Malaikat2..Nama Bapa dibawa Oleh Yesus Kristus.jadi Iman bapak dimana,klo Bapak pecaya YHWH sama dengan Allah Bapa, roh jiwa anda kan binasa(bertobat&baca kembali Alkitab) harus diingat bahwa Yesus Mati tuk menghancurkan Hukum Taurat yang telah membelenggu manusiaYOH 1:17, GAL 2:21,GAL 3:19.mungki itu saja pendapat saya….saya mohon jangan dihilangkan pendapat saya .klo bisa dijawab menurut ayat2 yang sudah saya tulis.Gbu

saya kira, kristen dengan skisma tak berkesudahan, membuat banyak orang bertanya-tanya, ada apa dengan para pengikut Yesus?
semua denominasi mempunyai klaim sepihak sebagai mempunyai kebenaran, apakah masuk akal dengan puluhan ribu sekte dan denominasi? apakah hal ini yang diinginkan oleh Yesus, Paulus dan bapa2 gereja? apakah tidak ada usaha2 unifikasi gereja?

Perlu diingat bahwa tidak ada masalah dalam penyebutan Nama Tuhan bagi orang Israel. Semua orang Israel mengetahui bahwa Nama Tuhan Israel adalah YHWH. (Tetragammation). Jadi bagi YK sendiri, tidak perlu mempermasalahkannya. Namun bagi kita di Indonesia, nama Allah bagi orang Kristen berarti adalah YAHWEH ELOHIM Trinitas, ( …. baptislah mereka dalam NAMA (YAHWEH TRINITAS): Bapa, Putra, dan Roh Kudus……….) namun bagi penganut agama lain, ALLAH BUKAN YAHWEH Trinitas. Jadi bagi orang yang berbeda agama, pribadi dari allahnya adalah berbeda. Tentu saja kita bersuka cita, karena Allah kita (YAHWEH ELOHIM) adalah Allah Sejati, Yang Menciptakan Langit dan Bumi. (” … pada mulanya ELOHIM menciptakan langit dan bumi ….. Kej 1.1).

“Carilah dahulu kerajaan surga dan kebenaranNya maka semua akan ditambahkan”

Sebenarnya kalau saja semua orang yang mengaku kristen melakukan kehendak dan firman TUHAN TANPA KOMPROMI dan PILIH-PILIH,kita semua tidak akan terpecah,tapi sayangnya banyak orang kristen di akhir jaman yang sebenarnya tidak mengetahui dasar kekristenan itu sendiri yaitu PERTOBATAN DAN KELAHIRAN KEMBALI dan tentang hakekat KETUHANAN YESUS KRISTUS yang justru berusaha mengaburkan injil menurut pengertian mereka sendiri.
Lihat bagaimana kehidupan jemaat mula-mula,mereka tidak terpecah karena hanya ada Roh Kudus yang adalah Roh TUHAN YESUS sendiri yang memimpin mereka (Kisah Para Rasul) dan apakah Roh Kudus itu ada berbagai macam versi ? dan bukankah Roh Kudus sendiri adalah Roh yang membawa semua dalam keteraturan bukan perbantahan ? (1Korintus 4:39-40).

Mari kita lihat kembali kekristenan sebagai sesuatu yang paling dasar yaitu berbicara tentang YESUS dan KEHENDAKNYA yang menjadi satu dan satu-satunya untuk SEMUA UMAT MANUSIA.

Bertobatlah dan beri dirimu dibabtis dalam air dan Roh dan TUHAN sendiri yang akan memberikan pengertian YANG BENAR tentang siapa diriNya (2Korintus 4:2-4) !!!

Shalom,
Apa kata Pdt. Daniel Alexander ttg Pemulihan Nama Tuhan?
Silahkan buka klipnya di bawah ini:

Gbu.
Red Tomato

Perkenankanlah, saya menginformasikan bahwa telah terbit Kitab Suci untuk Kristen yang diterjemahkan secara (mendekati) literal dengan tanpa memakai kata/nama ALLAH lagi di dalamnya, karena memang secara literal nama Allah tidak ada di dalam naskah berbahasa asli (Ibrani & Yunani). Diterjemahkan dari Masoretic Text (naskah sumber bahasa Ibrani, PL) dan Textus Receptus (naskah sumber bahasa Yunani, PB). Kata/nama Allah dipakai dalam terjemahan Alkitab – terutama alasannya adalah kontektualitas, terutama di negara-negara berpenduduk mayoritas/berbaur dengan komunitas muslim. Namun di negara-negara berbahasa Inggris, lebih beruntung, karena kata Elohim itu diterjemahkan menjadi God/Lord dan bukan Allah. Allah adalah nama Tuhan yang sembah oleh saudara2 kita muslim (lihat syahadat mereka: Tiada Tuhan selain ALLAH).

Kami percaya bahwa Kitab Suci (Alkitab) adalah Tanpa Salah Dalam Naskah Aslinya (Innerancy), namun dalam proses penerjemahan ada kendala-kendala teknis yang memungkinkan terjadi kesalahan penerjemahan. Untuk itulah, KS-ILT ini hadir sebagai pembanding (karena diterjemahkan mendekati literal, dengan mempertahankan jenis kata, kata sifat/kerja/keterangan, pasif dan aktif dsb – serta mentransliterasi nama diri Tuhan Semesta Alam yang sekitar 7000 kali di dalam teks berbahasa asli Kitab Suci), agar umat Tuhan dapat mengerti dengan lebih baik maksud dan kehendak Tuhan dalam hidupnya.

Sample:
http://books.google.co.id/books?id=xOnpRGpkFFcC&printsec=frontcover&dq=YLB&ei=vMaKSfOKDp-4lATYpJTJBQ

Jika Bapak/Ibu butuh informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di alamat email ks-ilt@abiyah-pratama.com. Terima kasih.

Sumber: http://www.geocities.com/kitab_suci_tanakh/pemulihan.html

PEMULIHAN NAMA YHWH DALAM PERJANJIAN BARU

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh Sacred Name Movement adalah bagaimana memulihkan nama YHWH di dalam Perjanjian Baru seperti yang ada di dalam Tanakh (PL). Apabila kita percaya bahwa Perjanjian Baru adalah juga diilhami oleh Roh Kudus, sama seperti kitab Taurat dan para nabi, dalam setiap titik dan yod yang ada di dalamnya, maka kita mempunyai keyakinan yang teguh bahwa nama YHWH juga terdapat di dalam Perjanjian Baru.

Di masa lalu usaha pemulihan ini hanya dilakukan dengan metode “perkiraan” saja dimana kita sebenarnya tidak mengetahui pasti dimana nama YHWH mesti ditempatkan kembali. Restored Name King James Version dan Complete Jewish Bible adalah contohnya. Mengutip pernyataan Dr. David Stern, penerjemah CJB:

…the word “Adonai” is used in the B’rit Hadashsah
wherever I as the translator, believe “kurios” is the Greek
representation of the tetragrammaton.
(CJB p. xxxiv)

Mengapa dipakai metode “perkiraan” ? Karena kebanyakan orang bergantung kepada naskah Yunani sebagai acuan mereka. Sedikit sekali yang mengetahui bahwa naskah Yunani hanya merupakan terjemahan dari karya autograf asli yang ditulis oleh para rasul dalam bahasa ibu mereka, Ibrani dan Aramaik (lihat artikel saya: Mengapa Alkitab Semitik?). Perlu dicamkan bahwa karena naskah Yunani merupakan terjemahan dan bukan naskah autograf dalam bahasa Semitik, ia tidak diinspirasi huruf per huruf seperti dalam naskah aslinya.

Naskah Yunani sama sekali tidak mengandung nama YHWH sebab ketika para penerjemah Yunani menerjemahkan PB dari bahasa asli Semitik, mereka memakai kata “Kurios” sebagai gantinya. Perlu diketahui bahwa kata “Kurios” merupakan kata umum yang juga dipakai oleh orang Yunani untuk memuliakan dewa-dewi sesembahan mereka. Namun demikian pemakaian kata “Kurios” ini kemudian menimbulkan persoalan.

Mengutip kembali Dr. David Stern, yang juga penerjemah The Jewish New Testament:

In the New Testament the Greek word kurios is
frequently ambiguous. It can mean “sir”, “lord”
(as in “lord of the manor”), “Lord” (with divine overtones),
and “Y-H-V-H” (“Jehovah”, God’s personal name,
for which Judaism substitutes the word “Adonai”
and many translations substitute “LORD”).
Most translations, by always rendering kurios “Lord”,
finesse the issue of when it means “YHWH”.)
The Jewish New Testament does not… translators
should decide the true meaning clearly, rather
than transfer vagueness from one language to another.
In several places this approach brings into bold relief
a key theological issue…namely, whether the concept
of Adonai can include Yeshua the Messiah and/or the
Holy Spirit.
(JNT p. xxiv-xxv)

Oleh karena kata “Kurios” dipakai untuk menerjemahkan dua kata “YHWH” dan “Adonai”, seperti yang dikatakan Stern, maka kita kemudian tidak dapat lagi membedakan dimana kata “Kurios” dipakai untuk YHWH dan dimana kata tersebut dipakai untuk “Adonai”. Ketika kita bekerja dengan naskah Yunani, kita dihadapi pada kesukaran ini dan akhirnya bergantung kepada “perkiraan” saja.

NAMA YHWH DALAM NASKAH ASLI SEMITIK
Kesukaran ini tidak terjadi ketika kita membaca naskah asli Ibrani dan Aramaik. Teks DuTillet memakai huruf YUD-YUD atau YUD-YUD-YUD dan diberi lingkaran untuk menandakan dimana nama YHWH muncul dalam naskah asli, yang mana kebiasaan memakai YUD dua kali masih berlaku sampai hari ini di kalangan orang Yahudi. Teks Shem Tov memakai huruf HEY berdiri sendiri (dan terkadang memakai kata HASHEM) untuk menandakan dimana nama YHWH muncul dalam naskah asli (kebiasaan memakai kata substitusi HASHEM masih berlaku sampai hari ini di kalangan orang Yahudi). Teks Munster secara langsung memakai tetragrammaton YUD-HEY-WAW-HEY dimana nama YHWH muncul dalam naskah asli.

Naskah Aramaik seperti Old Syriac, Peshita dan Crawford meneruskan aturan penerjemahan seperti yang dipakai oleh penerjemah Peshita Perjanjian Lama (zaman raja Abiabene c.50 Masehi). Setiap kali nama YHWH muncul maka mereka memakai kata MARYAH, sementara Adon/Adonai dengan Mar (atau Mari atau Maran seperti dalam “maran-atha”) dan El/Eloah/Elohim dengan Alaha. MARYAH adalah kata yang unik. Kata ini muncul sekitar 7000 kali dalam teks Peshitta dan hanya dipakai untuk mensubstitusi nama YHWH yang sakral. MARYAH sesungguhnya berarti “Adonai YHWH” (Mar=Adonai, Yah=bentuk singkat YHWH, bd.Maz 68:4).

Sebagai contoh:

Mazmur 110:1a Ibrani: YHWH said to my Adon
Aramaik: MARYAH said to my Mar

Dengan demikian sangat jelas kapan nama YHWH digunakan, kapan kata “Adonai” digunakan. Dengan kata lain, naskah asli Ibrani dan Aramaik memelihara nama YHWH sebagaimana Perjanjian Baru ditulis pertama kalinya oleh para rasul di bawah inspirasi Roh Kudus.

KESAKSIAN RABBI-RABBI YAHUDI
Untuk melengkapi kesaksian yang dibuat oleh kaum Nasrani yang mula-mula, rabbi-rabbi Yahudi juga memberi petunjuk bahwa teks Perjanjian Baru yang asli mengandung nama YHWH yang sakral. Baik Talmud Yerusalem maupun Talmud Babilon, dan juga Tosefta, mengisahkan perdebatan yang terjadi di antara para rabbi Yahudi tentang metode untuk menghancurkan kitab-kitab Perjanjian Baru (t.Shab. 13:5; b.Shab. 116a; j.Shab. 15c).

Secara khusus diceritakan sebuah kitab yang mereka namakan “Aven-Gilyon” – ALEF-VAV-NUN-GIMEL-LAMED-YUD-VAV-NUN (b.Shab. 116a). Kata ini adalah bagian dari judul dalam manuskrip Perjanjian Baru Old Syriac, dan juga dipakai dalam beberapa tempat dalam Peshitta (seperti Markus 1:1). Gilyon kemungkinan merupakan kata pinjaman dari kata Yunani “euaggelion” (Injil) tetapi dalam bahasa Ibrani juga dapat mempunyai arti “gulungan kitab yang berkuasa”.

Pertanyaan yang muncul dalam perdebatan iu adalah bagaimana menghancurkan kitab-kitab kaum Nasrani yang mereka anggap sesat itu sementara di dalamnya mengandung nama YHWH yang sakral!!! Tentu mereka tidak dapat begitu saja membakarnya!

Berlawanan dengan pengetahuan umum selama ini bahwa Perjanjian Baru tidak mengandung nama YHWH, kesaksian rabbi-rabbi Yahudi dalam Talmud menunjukkan justru Perjanjian Baru MENGANDUNG nama YHWH sehingga mereka sampai-sampai perlu memikirkan metoda khusus untuk menghancurkan kitab-kitab tersebut.

HEBRAIC ROOTS VERSION NEW TESTAMENT
Kini, setelah hampir 2000 tahun diganti, disembunyikan, dihilangkan, dimusnahkan, sekali lagi kita mempunyai teks Perjanjian Baru yang mempergunakan nama YHWH pada tempat yang semestinya sebagaimana ia ditulis pada mulanya. Zaman metoda “perkiraan” sekarang telah usai.

Dr. James Trimm, yang bekerja dalam Semitic New Testament Project, telah menyelesaikan sebuah terjemahan Perjanjian Baru yang baru yang diberi nama Hebraic Roots Version New Testament. Berbeda dengan usaha pemulihan sebelumnya Trimm mempergunakan naskah-naskah berbahasa Ibrani dan Aramaik, yang merupakan turunan dari naskah asli yang ditulis oleh para rasul, sebagai basis sumber pekerjaannya. Dengan memakai naskah-naskah Semitik itu, Trimm secara objektif memulihkan nama YHWH yang sakral pada tempat yang semestinya.

KESIMPULAN
Manuskrip-manuskrip Perjanjian Baru dalam bahasa asli Ibrani dan Aramaik memelihara keberadaan nama YHWH yang sakral, sebagaimana yang terkandung mula-mula dalam Perjanjian Baru yang ditulis di bawah inspirasi Roh Kudus. Kesaksian rabbi-rabbi Yahudi di zaman lampau turut memperkuat fakta yang tidak terbantahkan ini. Sekarang saatnya kita kembali kepada fakta itu, kembali kepada fakta yang telah dipelihara oleh manuskrip-manuskrip Semitik Perjanjian Baru selama 2000 tahun.

Marilah seluruh umat-Nya memuliakan nama-Nya. Nama-Nya adalah YHWH. Itulah nama-Nya untuk selama-lamanya. Sehingga menjadi genaplah apa yang difirmankan oleh-Nya: “Maka YHWH akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu YHWH adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya.” (ZakharYah 14:9).

Mudah2an bermanfaat .. Gbu all.

Allah = Tuhan ( panggilan bukan nama ) sedangkan mereka yang memaksakan menggunakan YHWH bagi saya tidak masalah asal jangan memaksakan kehendaknya kepada orang lain

GBU

ini bisa jadi referensi bahwa sebenarnya di dalam perjanjian baru nama YHWH ada tetapi dihilangkan atau diganti dengan kata Theos
http://www.equipministry.com/studies/yhwhinnt.htm

As to the basis of this course, note the following acknowledgment by R. B. Girdlestone, late principal of Wycliffe Hall, Oxford. This statement was made before manuscript evidence came to light showing that the Greek Septuagint originally contained the name, YHWH. He said:

“If that [Septuagint] version had retained the word [Jehovah], or had even used one Greek word for Jehovah and another for Adonai, such usage would doubtless have been retained in the discourses and arguments of the N. T. Thus our Lord, in quoting the 110th Psalm 110:1, instead of saying, ‘The Lord said unto my Lord,’ might have said, ‘Jehovah said unto Adoni.'” [Matthew 22:44]

Matius 22:44 sebenarnya adalah kutipan Amsal 110:1 tetapi mengapa di matius kata YEHOVAH di ganti? sementara amsal sendiri sudah dibuktikan keasliannya oleh gulungan laut mati yg di temukan di qumran, dan di dalam amsal yang dikutip matius tersebut daud menyebut nama YHWH, jadi pernyataan anda “Tidak pernah sekalipun Yesus memakai nama YHWH.” SANGAT TIDAK RELEVAN,

sejak awal penciptaan “ular” berusaha memecah belah manusia, yang tujuan utamanya agar manusia saling benci, saling bunuh, perang dan saling menghancurkan, salah satunya adalah dengan membuat nama YHWH menjadi nama umum Tuhan, Allah, Alloh, dsb, sehingga manusia menjadi terpecah-pecah berdebat dan saling benar sendiri, membuat agama sendiri2, sehingga tergenapilah rencana ular tsb. semua bukti sudah mengarah kepada YHWH adalah nama pencipta kita semua, saya yakin YHWH sendiri tidak peduli diri-Nya mau dipanggil apa, tapi Ia akan sangat sedih apabila nama-Nya menjadi salah satu penyebab kehancuran manusia yang secara licik dipakai oleh si “ular”

marilah kita semua kembali ke hukum utama yaitu kasih, kasihilah Yehovah Allahmu, dengan segenap hati & pikiran, dengan segenap kekuatan-Mu dan kasihilah sesamu seperti kamu mengasihi dirimu sendiri, janganlah Kasih kita disalahgunakan oleh si ular supaya kita saling membunuh. langkah pertama kita mengasihi Yehovah adalah dengan memanggil-Nya dengan nama pribadi-Nya bukan dengan bermacam-macam gelar, yang malah membuat kita semakin jauh dari-Nya

pak Bobby Butar-butar, dan semuanya yang post comment di forum ini, keluarga terdekat anda, istri anda, orang tua anda, pasti memanggil anda dengan nama pribadi anda masing-masing, karena itu juga menjadi tanda kedekatan, dan kasih di antara keluarga, bagaimana rasanya kalau pak bobby di panggil istri dengan nama jabatan anda misalnya bapak direktur, bapak asisten, bapak pendeta, dsb, YEHOVAH adalah Kasih, ia mengasihi setiap ciptaannya secara pribadi, ia tahu nama kecil dari setiap ciptaaa-Nya, dan Ia akan sangat bahagia apabila ciptaan-Nya dapat memanggil diri-Nya dengan nama pribadinya juga, tetapi seperti saya utarakan di atas, Ia tidak peduli kalian memanggil-Nya dengan nama apapun selama kalian dengan tulus mengasihi-Nya sepenuh hati

YHWH, tidak mungkin bisa menyebut dengan akurat dari huruf mati ini. Ini kenyataan yg harus kita terima.

Jadi penyebutan YHWH sebagai Yahweh atau Yehuwa ialah saran saja, tidak harus dipaksakan. Tapi saya malah kurang senang karena sekarang hal ini dipaksakan sehingga siapa yg tidak menyebut dan memakai nama Yahweh atau Yehuwa dianggap menyimpang bahkan dituduh2 menyembah dewa asing iaitu Allah.

Bagimanakah org Kristen dipaksa2 menyebut satu nama yg tidak akurat dan tidak jelas sebutannya. Bukankah itu satu kebodohan. Coba bayangkan kalo huruf mati BD, nama kalo disebut/disisip vokal bisa juga BODOH, apakah Allah senang namanya disebut secara salah! Kalo manusia aja sudah tersingung apalagi Allah.

Yesus sendiri juga tidak mempermasalah nama Allah, YHWH, juga para rasul. Bahkan dalam kitab PB, semua nama YHWH disubtitusikan dengan kata KURIOS. Apakah kebetulan KURIOS itu Kurios Iuseos Christos? Apakah kebetulan nama YHWH dalam PB ialah Yesus, Yah adalah Al-Mukhalis atau Yah adalah Juru Selamat, atau Kurios Soter (nama ilahi utk Qaisar2 Romawi)? Apakah kebetulan atau memang demikian adanya? Bagi org percaya nama YHWH yg hilang sebutannya tidak harus dipermasalahkan. Itu mah kehendak Tuhan sebab Tuhan PL adalah Tuhan PB. YHWH PL ialah Yesus Kristus dalam PB. Jadi nama itu bukan hilang karena kesilapan manusia, bukan melainkan kehendak Tuhan yg mau sekarang dikenali sebagai YESUS!

Syalom.

“AKU (YESUS) DAN BAPA ADALAH SATU”
JADI JIKA YHWH ADALAH BAPA MAKA YHWH ADALAH YESUS
JIKA KITA MEMUJI DAN MEMULIAKAN YESUS MAKA SECARA TIDAK LANGSUNG KITA JUGA MEMUJI DAN MEMULIAKAN BAPA, KARNA YESUS ADALAH TUHAN BAGI KEMULIAAN BAPA.

Shalom Aleikhem…!!

marilah renungkan nama TUHAN ini……
INRI = Iesus Nazarenus, Rex Iudaeorum (Greek)
YHVH = Yeshua Hanatzari V’melech Hayeudim (Ibrani)
Yohanes 19 : 19 – 22
Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: “Yeshua, orang Nazaret, Raja orang Yahudi”. Banyak orang Yahudi yang membaca
tulisan itu, sebab tempat di mana Yeshua disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani. Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: “Jangan engkau
menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi. Jawab Pilatus: “Apa yang kutulis, tetap tertulis”.

ini adalah bukti bahwa ahli2 Taurat takut membaca nama YHVH, karena Yeshua adalah YHVH itu sendiri lihat ayat2 berikut :
Wahyu 1:8
Wahyu 21:6
Wahyu 22:13
Yohanes 14:10
Yohanes 5:46-47
Kel 3 : 14-15

bukankah Yeshua sudah ada sblm dunia diciptakan….??dan bangsa Israel mengenal nama Tuhan dg sebutan YHVH…??

Yeshua sendiri memiliki arti juruselamat….!!
sedangkan YHVH adalah nama dan tidak mempunyai arti…!!

coba liat d kamus Alkitab arti TUHAN
sedangkan dlm alkitab bnyk yg dterjemahkan sbb :
TUHAN Allah
Tuhan ALLAH
Tuhan Allah
jd yg mana nama Tuhan….??
kita tentunya ingat 10 perintah YHVH yg ke 3 yg terdapat pd Kel 20 : 6 “Jangan menyebut nama YHVH, Elohimmu, dengan sembarangan, sebab YHVH akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan”

dan tentunya kita jg tahu doa yg diajarkan Yeshua pd Mat 6 : 9 “Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu ”

bukankah nama YHVH (TUHAN) adalah kudus…??sehingga orang Israel tidak berani menyebutnya scr sembarangan…??bangsa sering memanggil dengan kata2 sbb:
Adonai = Tuan
Ha Shem = Sang Nama
Elohim = Tuhan

terima kasih sblmny
Barukh Ha Shem bet Yeshua Ha Mashiach….!!!

Kenapa dlm perjanjian baru tidak ada YHVH ???…. Sebab Dia uda menjadi Yeshua hamashiach… So ??? Apa bedanya… Lagian kita sebut YESUS jg seperti TUHAN YESUS… Jika di ibrani kan maka YHVH Yeshua… Sama aja kan ???….. Ga ada bedanya…. Klo ELohim emang beda dgn YHVH, ELohim sll ada sebab itu gelar ajaH, klo nama itu YHVH dan Yeshua… YHVH dlm perjanjian lama dan Yeshua hamashiach dlm perjanjian baru….. Coba jg perhatikan dlm kejadian ada kata Kita… Yg menunjuk lebih dari satu org…. Sebenarnya dlm perjanjian lama itu YESUS uda ada, tapi sebagai firman ELohim lum jadi manusia… Baca aja ya alkitab banyak2 hihihi….. Klo di jelaskan sulit sekali….. Meski dlm bayangan gw ada ilustrasi gw dpt dari ELohim, tapi sulit tuk di bagikan dgn rangkaian kata…

Yesus adalah YHWH yang kelihatan……

qta g perlu mengingat kata YHWH lge…melainkan yesus kristus itu tuhan kita….yg sudah menjelaskan ke dalam dunia ini……amien

Bukan orang yang berseru Tuhan Tuhan yang masuk kerajaan sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa. Artinya bukan nama panggilan yang prinsip, melainkan melakukan kehendak Bapa. Mau panggil Tuhan dengan sebutan apa saja boleh, asal dengan RASA HORMAT.

sejak saya melayani Tuhan.. banyak mujizat yang terjadi dengan berdoa Dalam Nama Tuhan Yesus… dan Jg memanggil Allah dgn Bapa.. tapi sampai hari inipun Tuhan ttp menyatakan DiriNya sebga Allah walau kita cuma panggil Tuhan Yesus atau Allah..

YHWH itu bukan nama. TUHAN belum menyatakan namaNya di PL. Kalau mau tanya siapa nama Tuhan, jawabannnya Yesus. Nama Yesus hanya dipakai oleh orang yang masih hidup di dunia. Di sorga nanti tidak dipakai lagi nama Yesus. Sedangkan apakah YHWH itu Bapa ? Jawabnya adalah YHWH itu Bapa Anak Roh Kudus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Arsip

Blog Stats

  • 638,270 hits

Readers

tracker
Follow Ps Bobby Butar Butar MTh blog on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: