Ps Bobby Butar Butar MTh blog

Apakah Baptisan Yesus di Yordan?

Posted on: Juni 19, 2008

Apakah Baptisan Yesus?

TANYA :jesusbaptism

Waktu Yesus dibaptis di Yordan. Dikatakan bahwa setelah Yesus dibaptis dan keluar dari air terdengarlah suara dari langit “Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan”. Yesus yang menjadi panutan kita dibaptis selam bukan?

Jawab :

Penjelasan saya dibawah ini — tidak mempersoalkan validitas atau keabsahan antara “baptis” dan “percik” — saya tidak mempersoalkan praktek di lapangan atas kata “baptis” dan “percik”. Dalam hal ini, hanya mengkaji makna konseptual dari kata itu.

Tidak selamanya bahasa asli Alkitab itu dikaji untuk kepentingan penafsiran, doktrin, dan lain-lain, karena bahasa asli Alkitab itu boleh juga dikaji untuk kepentingan penyusunan kamus, konkordansi, ensiklopedia. Pembahasan ini menyediakan makna kata βαπτω – baptô dan βαπτιζω – baptizô secara leksikal. Kata apa yang paling tepat untuk menerjemahkan kata βαπτω – baptô dan βαπτιζω – baptizô jika seandainya kata itu akan dimasukkan ke dalam kamus Yunani – Indonesia?.

Dan secara Alkitabiah, sebenarnya tidak ada istilah “baptis selam atau baptis percik”, yang ada hanyalah “baptis” atau “percik”.

Kata “baptis” berasal dari kata Yunani βαπτιζω – baptizô dan “percik” berasal dari kata ραντιζω – rhantizô . Kedua kata itu digunakan dalam salah satu ayat Perjanjian Lama:

* Imamat 4:6
LAI TB, Imam harus mencelupkan (‘BAPTO’) jarinya ke dalam darah itu, dan memercikkan (‘RHAINO’) sedikit dari darah itu, tujuh kali di hadapan TUHAN, di depan tabir penyekat tempat kudus.”
KJV, And the priest shall dip (‘BAPTO’) his finger in the blood, and sprinkle (‘RHAINO’) of the blood seven times before the LORD, before the vail of the sanctuary.
BHS with vowels,
וְטָבַל הַכֹּהֵן אֶת־אֶצְבָּעֹו בַּדָּם וְהִזָּה מִן־הַדָּם שֶׁבַע פְּעָמִים לִפְנֵי יְהוָה אֶת־פְּנֵי פָּרֹכֶת הַקֹּדֶשׁ׃

Translit, VETAVAL (dan ia mencelupkan) HAKOHEN ‘ET-‘ETSBA’O BADAM VEHIZAH (dan ia memercikkan)) MIN-HADAM SYEVA’ PE’AMIM LIFNEY YEHOVAH ‘ET-PENEY PAROKHET HAQODESY

Note:
וטבל VETAVAL, “dan ia mencelupkan” dari kata טבל –– TAVAL. Kata inilah yang digunakan dalam kalangan Yudaisme sebagai טבילה – TEVILAH

, “baptisan”.

Perhatikan Terjemahan Septuaginta untuk Imamat 4:6 :

* Septuaginta (LXX),
και βαψει ο ιερευς τον δακτυλον εις το αιμα και προσρανει απο του αιματος επτακις εναντι κυριου κατα το καταπετασμα το αγιον
Translit, KAI BAPSEI (‘membaptiskan/mencelupkan’) HO IEREUS TON DAKTULON EIS TO HAIMA KAI PROSRANEI (‘memercikkan’) APO TOU HAIMATOS HEPTAKIS ENANTI KURIOU KATA TO KATAPETASMA TO HAGION

Lihat Artikel : טבילה – TEVILÂH – BAPTISAN, STUDY KATA IBRANI, di http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=613#613
Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya

Menjawab pertanyaan diatas, mari kita cek ayatnya, sbb :

* Matius 3:16
LAI TB, Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
KJV, And Jesus, when he was baptized, went up straightway out of the water: and, lo, the heavens were opened unto him, and he saw the Spirit of God descending like a dove, and lighting upon him:
TR, και βαπτισθεις ο ιησους ανεβη ευθυς απο του υδατος και ιδου ανεωχθησαν αυτω οι ουρανοι και ειδεν το πνευμα του θεου καταβαινον ωσει περιστεραν και ερχομενον επ αυτον
Translit interlinear, kai {lalu} baptistheis {setelah dicelup (baptis)} ho iêsous {Yesus} anebê {bangkit/naik} euthus {segera} apo {dari} tou hudatos {air} kai {dan} idou {lihatlah} aneôkhthêsan {terbuka} autô {bagi Dia} hoi ouranoi {langit} kai {dan} eiden {Ia melihat} to pneuma {Roh} tou theou {Allah} katabainon {turun} hôsei {seperti} peristeran {burung merpati} kai {lalu} erkhomenon {datang} ep {ke atas} auton {Dia}

Catatan :
Setelah dibaptis (“dicelup”), βαπτισθεις – baptistheis, verb ditulis dalam bentuk – aorist passive participle – nominative singular masculine dari kata βαπτιζω – baptizô, leksikon Yunani: 1) to dip repeatedly, to immerse, to submerge (of vessels sunk). 2) to cleanse by dipping or submerging, to wash, to make clean with water, to wash one’s self, bathe. 3) to overwhelm

Keluar/ Bangkit/ naik, ανεβη – anebê, verb, ditulis dalam bentuk – second aorist active indicative – third person singular, dari kata ανεβαιω – anabainô, leksikon Yunani: to go up — arise, ascend (up), climb (go, grow, rise, spring) up, come (up).

* Markus 1:9-10
1:9 LAI TB, Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.
KJV, And it came to pass in those days, that Jesus came from Nazareth of Galilee, and was baptized of John in Jordan.
TR, και εγενετο εν εκειναις ταις ημεραις ηλθεν ιησους απο ναζαρετ της γαλιλαιας και εβαπτισθη υπο ιωαννου εις τον ιορδανην
Translit interlinear,

kai {dan} egeneto {(itu) terjadi} en {pada} ekeinais {itu} tais hêmerais {hari-hari} êlthen {datang} iêsous {Yesus} apo {dari} nazaret {nazaret} tês galilaias {di galelia} kai {lalu} ebaptisthê {dibaptis} hupo {oleh} iôannou {yohanes} eis {di (dalam)} ton iordanên {sungai Yordan}

1:10 LAI TB, Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.
KJV, And straightway coming up out of the water, he saw the heavens opened, and the Spirit like a dove descending upon him:
TR, και ευθεως αναβαινων απο του υδατος ειδεν σχιζομενους τους ουρανους και το πνευμα ωσει περιστεραν καταβαινον επ αυτον
Translit interlinear, kai {lalu} eutheôs {segera} anabainôn {ketika naik} apo {dari} tou hudatos {air} eiden {Ia melihat} skhizomenous {dikoyak} tous ouranous {langit} kai {dan} to pneuma {Roh} hôsei {seperti} peristeran {burung merpati} katabainon {turun} ep {kepada} auton {Dia}

Catatan :
Dibaptis, εβαπτισθη – ebaptisthê, verb dalam bentuk – aorist passive indicative – third person singular, dari kata βαπτιζω – baptizô.

Keluar/ Bangkit/ naik, αναβαινων – anabainôn, verb dalam bentuk – present active passive – nominative singular masculine dari kata ανεβαιω – anabainô.

Air, υδατος – hudatos noun dalam bentuk – genitive singular neuter, kata dasar hudor hoo’-dore: water (as if rainy) literally or figuratively — water.

“Keluar dari air” menandakan bahwa sebelumnya “di dalam air” menandakan bahwa Yesus sebelumnya ditenggelamkan/ dicelupkan ke dalam air. Pada pembaptisan Sida-sida dari Etiopia juga kita jumpai cara yang sama, demikian :

* Kisah 8:36
8:36 LAI TB, Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: “Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?”
KJV, And as they went on their way, they came unto a certain water: and the eunuch said, See, here is water; what doth hinder me to be baptized?
TR, ως δε επορευοντο κατα την οδον ηλθον επι τι υδωρ και φησιν ο ευνουχος ιδου υδωρ τι κωλυει με βαπτισθηναι
Translit interlinear, hôs {ketika} de {lalu} eporeuonto {mereka pergi} kata {sepanjang} tên {itu} hodon {jalan} êlthon {mereka datang} epi {pada} ti {tertentu} hudôr {air} kai {lalu} phêsin {berkata} ho eunoukhos {sida-sida} idou {disini ada} hudôr {air} ti {apa yang} kôluei {menghalangi} me {aku} baptisthênai {untuk dibaptis}

Catatan :
Frasa επι τι υδωρ – epi ti hudôr , harfiah “kepada air tertentu” (kata Yunani: τι – ti, kata jenis indefinite pronoun ditulis dalam bentuk – accusative singular neuter, dari kata τις –tis, leksikon Yunani : 1) a certain, a certain one 2) some, some time, a while , oleh beberapa kalangan tertentu diartikan agar sesuai doktrin tertentu sebagai “sedikit” (air), untuk mengadakan pembenaran bahwa peristiwa ini tidak memungkinkan sida-sida itu “dicelup” (Charles Hodge, ‘Systematic Theology’, vol III, p 535). Namun ayat ini tidak dapat dipandang sendirian, kita harus menimbang juga ayat berikutnya :

* Kisah 8:37-39
8:37 LAI TB, [Sahut Filipus: “Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh.” Jawabnya: “Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.”]
KJV, And Philip said, If thou believest with all thine heart, thou mayest. And he answered and said, I believe that Jesus Christ is the Son of God.
TR, ειπεν δε ο φιλιππος ει πιστευεις εξ ολης της καρδιας εξεστιν αποκριθεις δε ειπεν πιστευω τον υιον του θεου ειναι τον ιησουν χριστον
Translit interlinear,

eipen {berkata} de {lalu} ho philippos {filipus} ei {jikalau} pisteueis {kamu percaya} ex {dari} olês {segenap} tês kardias {hari} exestin {diperbolehkan} apokritheis {menjawab} de {lalu} eipen {dia berkata} pisteuô {aku percaya} ton huion {Anak} tou theou {Allah} einai {yaitu} ton iêsoun {Yesus} khriston {Kristus}

8:38 LAI TB, Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia.
KJV, And he commanded the chariot to stand still: and they went down both into the water, both Philip and the eunuch; and he baptized him.
TR, και εκελευσεν στηναι το αρμα και κατεβησαν αμφοτεροι εις το υδωρ ο τε φιλιππος και ο ευνουχος και εβαπτισεν αυτον
Translit interlinear, kai {lalu} ekeleusen {ia menyuruh} stênai {menghentikan} to {itu} arma {kereta} kai {kemudian} katebêsan {turun} amphoteroi {keduanya} eis {kedalam} to hudôr {air} ho te {baik} philippos {Filipus} kai {maupun} ho eunouchos {sida-sida} kai {dan} ebaptisen {ia membabtis (mencelup)} auton {dia}

8:39 LAI TB, Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.
KJV, And when they were come up out of the water, the Spirit of the Lord caught away Philip, that the eunuch saw him no more: and he went on his way rejoicing.
TR, οτε δε ανεβησαν εκ του υδατος πνευμα κυριου ηρπασεν τον φιλιππον και ουκ ειδεν αυτον ουκετι ο ευνουχος επορευετο γαρ την οδον αυτου χαιρων
Translit interlinear, hote {ketika} de {lalu} anebêsan {mereka naik} ek {dari} tou hudatos {air} pneuma {Roh} kuriou {Tuhan} hêrpasen {mengambil dengan tiba-tiba} ton philippon {Filipus} kai {dan} ouk {tidak} eiden {melihat} auton {dia} ouketi {lagi} ho eunoukhos {sida-sida} heporeueto {ia meneruskan} gar {lalu} tên hodon {perjalanan} autou {nya} khairôn {(dengan) sukacita}

Perhatikan frasa “keduanya turun kedalam air” (Yunani ” κατεβησαν αμφοτεροι εις το υδωρ ; katebêsan amphoteroi eis to hudôr”), diteruskan dengan kata “baptis” (Yunani βαπτιζω – baptizô, harfiah “mencelup”) ; Dan keterangan selanjutnya “mereka keluar” (Yunani ανεβησαν – anebêsan dari kata ανεβαιω – anabainô, keluar/ bangkit/ arise/ ascend) dari air (Yunani, “hudôr”):

βαπτω – baptô dan βαπτιζω – baptizô, mengandung arti “membasuh”, tetapi “membasuh dengan mencelup” misalnya, makna inilah yang terkandung dalam 2 peristiwa “baptisan” yang dilakukan oleh Yesus Kristus dan juga Sida-sida dari Etiopia.

Ada makna mencuci dengan “mencelup” (menggunakan kata “baptis”), pada ayat ini :

* Lukas 11:38
LAI TB, Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak MENCUCI (‘baptizô’) tangan-Nya sebelum makan.
KJV, And when the Pharisee saw it, he marvelled that he had not first washed before dinner.
TR, ο δε φαρισαιος ιδων εθαυμασεν οτι ου πρωτον εβαπτισθη προ του αριστου
Translit interlinear, ho {itu} de {tetapi} pharisaios {orang-orang farisi} idôn {ketika melihat} ethaumasen {merasa heran} hoti {bahwa} ou {tidak} prôton {dahulu} EBAPTISTHÊ {“membaptis” (mencelup/ membersihkan)} pro {sebelum} tou aristou {hidangan}

Catatan :
Mencuci dengan mencelupkan (mem”baptis” tangan ke dalam baskom), εβαπτισθη – ebaptistê verb dalam bentuk – aorist passive indicative – third person singular, dari kata dasar βαπτιζω – baptizô.

Orang Yahudi biasa “mencelup” (mem-“baptis”/ membasuh/ membersihkan) tangan ke dalam baskom sebelum makan sebagai salah satu upacara pembersihan.

Ada pula makna “mandi” dengan “berendam” (menggunakan kata “baptis”); “pencucian perkakas” (juga menggunakan kata “baptis”) :

* Markus 7:4
LAI TB, dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu MEMBERSIHKAN (‘baptizô’) dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal MENCUCI (‘baptismos’) cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga.
KJV, And when they come from the market, except they wash, they eat not. And many other things there be, which they have received to hold, as the washing of cups, and pots, brasen vessels, and of tables.
TR, και απο αγορας εαν μη βαπτισωνται ουκ εσθιουσιν και αλλα πολλα εστιν α παρελαβον κρατειν βαπτισμους ποτηριων και ξεστων και χαλκιων και κλινων
Translit interlinear, kai {dan} apo {dari} agoras {pasar} ean mê {kecuali} BAPTISÔNTAI {mereka “membaptis” mandi/ membersihkan dirinya} ouk {tidak} esthiousin {mereka makan} kai {dan} alla {lain} polla {banyak (hal-hal)} estin {ada} ha {yang} parelabon {mereka menerima} kratein {untuk berpegang} BAPTISMOUS {pem”baptisan”/ pencelupan/ pencucian} potêriôn {cawan-cawan} kai {dan} xestôn {kendi-kendi} kai khalkiôn kai klinôn

Catatan :
Membersihkan, (mandi dengan cara berendam), βαπτισωνται – baptizôntai, verb dalam bentuk – aorist middle subjunctive – third person, dari kata dasar βαπτιζω – baptizô.

Mencuci ,, membersihkan dengan pencelupan dalam air, βαπτισμους – baptismous, noun dalam bentuk – accusative plural masculine dari kata dasar βαπτισμος – baptismos, Leksikon Yunani : ablution (ceremonial or Christian) — baptism, washing.

Orang Farisi ini mandi berendam (‘bath’) dan bukan mandi bersiram (‘shower’). Pencucian perkakas pada ayat ini secara logika, tentu tidak dilakukan dengan memercikinya dengan air.

Secara leksikal (kamus) kata βαπτω – baptô dan βαπτιζω – baptizô , tidak bermakna memercik. Dan Yesus melakukan “Baptisan” dengan “mencelup” di Sungai Yordan. Apabila tidak dilakukan “pencelupan” tidak perlu media sungai yang memiliki air yang cukup untuk “mencelup” badan manusia. Barangkali hanya cukup semangkuk/ seember air saja.

Sekali lagi, penjelasan ini hanya menyajikan MAKNA LEKSIKAL, tidak bermaksud menyinggung suatu doktrin gereja tertentu. Kita tahu selama ini ada berbagai debat manakah cara baptisan yang paling valid, dan biasanya debatnya itu bukan memburu kebenaran tapi memburu pembenaran.

Penjelasan diatas membahas makna leksikal “baptis” dan kenyataan Yesus “dicelup”, namun ini bukan berarti orang yang “dipercik” itu salah. Tapi kalau ada orang-orang yang berpendapat (memaksa) bahwa Yesus “tidak dicelup” karena mereka tidak dicelup, ini tidak ada bedanya dengan Jehovah Witnesses yang “mengubah Alkitab” (mengubah makna suatu kata didalamnya) supaya sesuai dengan doktrin mereka.

Gereja Katolik melakukan upacara “baptisan” dengan mencurahkan/memercik, dan ini memang masuk dalam tradisi Gereja yang diimani kebenarannya oleh umat dan pemimpin Gereja, berdasarkan apa yang tertulis dalam Kitab Didakhe yang menulis banyak tata ibadah gereja ditulis di sana, termasuk upacara baptisan dilakukan dengan “selam” jika memungkinkan atau tiga kali dengan “percik” (atau “mencurahkan air diatas kepala”).

Philip Schaff yang meneliti sejarah gereja, menemukan bukti bahwa alasan bagi percik disana adalah jika orang yang akan dibaptis tersebut dalam keadaan sakit. (History of The Christian Church, by Philip Schaff, Volume II, hlm 181. Published by Christian Classics Ethereal Library, Grand Rapids, MI, USA).

Note: Referensi mengenai sejarah baptisan (baik selam dan percik, maupun perkembangan gereja mula-mula) dapat dibaca di buku History of The Christian Church karya Philip Schaff yg dapat dilihat di http://www.ccel.org/ccel/schaff/hcc2.html

Quote: From Kitab Didakhe

Bab 7. Mengenai Pembabtisan. Dan mengenai pembabtisan, babtislah dengan cara ini: Pertama tama, babtislah dalam nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus, dengan air kehidupan. Tapi jika tidak ada padamu air kehidupan, baptislah kedalam air yang lain, dan kalau kamu tidak dapat melakukannya dalam air dingin, lakukanlah dengan yang hangat. Tapi kalau kamu tidak juga punya semua itu, curahkanlah air tiga kali diatas kepala dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Namun sebelum pembabtisan hendaknya pembabtis berpuasa, dan yang dibabtis, dan siapapun yang dapat melakukannya, tapi kamu harus meminta orang yang akan dibabtis untuk berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya.

Reff : http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=333#333


Kata Baptis secara leksikal, penjelasan selengkapnya, silahkan baca artikel-artikel ini :


– PERCIK DAN BAPTIS MENURUT PERJANJIAN LAMA IBRANI, di http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=615#615

– βαπτιζω – BAPTIZÔ: STUDI KATA DARI PERJANJIAN BARU YUNANI, di http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=612#612

– BAPTIS DENGAN AIR ATAU BAPTIS DALAM AIR?, http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=5784#5784

– BENARKAH BAPTIS IDENTIK DENGAN PERCIK?, di http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=616#616



Sumber tulisan: www.sarapanpagi.org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Arsip

Blog Stats

  • 638,270 hits

Readers

tracker
Follow Ps Bobby Butar Butar MTh blog on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: