Ps Bobby Butar Butar MTh blog

KESELAMATAN (SALVATION)

Posted on: April 29, 2008

KESELAMATAN (SALVATION)

  • Keselamatan merupakan kebutuhan mutlak setiap orang (Titus 2:11-13). Allah dalam salvationkasih-Nya memberikan Yesus untuk menebus dosa manusia (Yoh 3:16).
  • Doktrin/ajaran mengenai keselamatan disebut Soteriologi. Dasar keselamatan dibangun atas pengorbanan Yesus Kristus.

  • Pandangan keliru mengenai keselamatan:

Berbuat baik akan menghasilkan keselamatan

Hidup baik akan menghasilkan keselamatan

  • Proses Keselamatan:

1.Bertobat (repent) dari dosa dan kehidupan lama (Mat 3:2; Kis 2:38).

2. Menerima Yesus sebagai Tuhan & juru selamat (Wahyu 3:20).

a. Hati percaya & mulut mengaku (Roma 10:9-10).

b. Dibaptis selam (baptizo) à Markus 16:16; Matius 3:6, 28:20; Roma 6:4-5.

Proses ini disebut juga sebagai Lahir Baru / Pembenaran (Justification) – Roma 5:1. Pembenaran berarti bahwa seseorang dibenarkan di hadapan Allah. Allah menerima dia sebagai anak-Nya, bukan karena perbuatan baik dsb tetapi karena IMAN percayanya kepada Yesus Kristus. Istilah pembenaran ini berasal dari bahasa Yunani Dikaiosis (to justify). Keselamatan terjadi secara supra natural, yaitu di dalam roh. Hanya Allah dan orang itu saja yang mengetahuinya. Itu sebabnya baptisan menjadi sangat penting, sebab mempunyai makna proclamation. Yaitu, proklamasi/pernyataan seseorang kepada dunia bahwa ia sekarang menjadi pengikut Yesus. Pada banyak gereja, seseorang yang dibaptis kemudian mendapat nama baptis dan juga akte baptisan sebagai tanda dari iman Kristiani orang tersebut kepada dunia.

Baptisan Kristen:baptismz

Baptisan Kristen adalah Baptisan Selam. Mengapa? Karena itulah baptisan yang Alkitabiah. Kata “baptis” berasal dari bahasa Yunani Baptizo, artinya diselamkan/dicelupkan ke dalam sesuatu cairan (to cover wholly with fluid).

Kosa kata:

Baptizo -> Proses penyelaman; merupakan kata kerja.

Bapto -> Selam, celup; kata dasar dari baptizo.

Baptisma -> Menunjuk pada penyelaman atau pencelupan; kata benda.

Baptizo, digunakan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk menyelamkan/mencelupkan sesuatu dan mengeluarkannya kembali. Dalam teks asli Alkitab Perjanjian Baru, “baptizo” dipakai dalam kegiatan pembaptisan air, baik itu dalam baptisan Yohanes maupun baptisan yang dilakukan oleh para rasul Yesus Kristus. Tuhan Yesus menjadi contoh yang sempurna tatkala Ia memberi diri-Nya untuk dibaptiskan/diselamkan ke dalam air di sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis.

Tradisi sejak masa Perjanjian Lama

Baptisan sebagai peristiwa penyelaman ke dalam air, memiliki tradisi yang panjang sejak zaman bangsa Israel Kuno (zaman Perjanjian Lama), yaitu jauh sebelum zaman Yesus. Orang Israel sejak dahulu kala telah memiliki tradisi baptisan yang disebut “baptisan proselit”. Baptisan ini merupakan upacara bagi orang asing yang ingin memeluk agama Yahudi/Judaism.

Apabila ada orang yang ingin memeluk agama Yahudi, ia harus melakukan tiga hal, yaitu mempersembahkan korban, disunat dan dibaptiskan. Upacaranya adalah sebagai berikut: Orang yang akan dibaptis memotong kuku dan rambutnya; ia harus menanggalkan pakaiannya; kolam baptisan harus diisi air sedikitnya 40 seah, yaitu kira-kira 200 liter air; setiap bagian tubuhnya harus kena diselamkan dalam air dan mengucapkan pengakuan iman di depan tiga orang bapa baptisan.

2 Ajaran utama dalam gereja Tuhan mengenai konsep keselamatan:

  • Ajaran Calvinisme

Calvinisme diajarkan oleh Johanes Calvin salah seorang tokoh reformasi protestan. Ajaran ini menekankan bahwa kedaulatan Allah sanggup menyelamatkan manusia sampai akhir. Allah sanggup memelihara keselamatan yang sudah dikerjakan-Nya. Once saved always saved. Pandangan ini menggunakan pendukung ayat-ayat sbb: Yoh 3:15, 10:27-30, 17:12; Roma 11:29; II Tes 3:3; II Tim 1:12; Ibrani 5:9; Yudas 1:23-24 dsb.

Ajaran ini dianut oleh gereja-gereja aliran Injili, calvinis, reformed dll. Efek negatif doktrin ini membuat gereja-gereja pengikutnya “malas” menginjil, karena mereka merasa apa gunanya menginjil karena nasib keselamatan sesorang sudah ditentukan Tuhan pada mulanya. Bila Tuhan sudah menentukan utk menyelamatkan, maka Ia akan menyelamatkan org tsb dengan cara-Nya sendiri.

  • Ajaran Arminianisme

Diajarkan oleh seorang teolog bernama Yakobus Arminius. Ajaran ini menekankan pada tanggung jawab manusia (human responsibility). Allah tidak memaksakan manusia untuk diselamatkan. Orang yang sudah diselamatkan, bisa saja jatuh ke dalam kemurtadan kecuali bila ia bertobat. Kalau tidak, dia akan kehilangan keselamatannya. Pandangan ini menggunakan ayat-ayat pendukung sbb: I Sam 25:1-44; Mat 7:24; Yoh 3:30; I Kor 9:27; Ibrani 4:1, 6:1-6, 10:23-29; I Petrus 5:8; II Petrus 2:20 dsb).

Ajaran ini dianut oleh gereja-gereja pantekosta, karismatik dsb. Efek positif ajaran ini adalah gencarnya misi/penginjilan yang dilakukan kalangan ini. Karena mereka termotivasi untuk mencari dan menyelamatkan orang lain. Setiap orang yg di luar Kristus, dipandang sebagai “orang yg terhilang” dan karenanya perlu mendengar berita keselamatan.

Kesimpulan:

Titik perbedaan keduanya adalah pada doktrin bahwa keselamatan tidak dapat hilang (calvinisme), keselamatan bisa hilang (arminianisme). Bila meneliti Alkitab secara baik, ada satu pernyataan dari Tuhan Yesus mengenai “potensi kehilangan keselamatan”, yaitu ketika Ia mengatakan bahwa dosa menghujat Roh Kudus tidak akan diampuni (Markus 3:29). Apakah arti menghujat Roh Kudus? Artinya adalah seseorang yang secara sadar meninggalkan iman Kristianinya (murtad), menolak untuk bertobat kembali kepada Tuhan, menolak pekerjaan Roh Kudus yang berusaha menginsafkannya akan dosanya tersebut sampai hari kematiannya (Yoh 16:8).

Rev. Yonggi Cho memberi penjelasan menarik: Bersikap ekstrim pada pandangan bahwa keselamatan terletak pada kedaulatan Allah (calvinisme) akan menyebabkan timbulnya kebebasan tanpa arah!! Dan sebaliknya ekstrim pada pandangan bahwa keselamatan terletak pada tanggung jawab manusia (arminianisme) dapat menyebabkan legalisme (kembali pada taurat)!!

Dalam hal inilah peranan Roh Kudus menjadi PENTING. Sebab hanya Roh Kuduslah yang dapat memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran (Yoh 14:13).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Arsip

Blog Stats

  • 638,270 hits

Readers

tracker
Follow Ps Bobby Butar Butar MTh blog on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: